Jumat, 06 Januari 2012

TUGAS KE-5 : APLIKASI SIKLUS PENDAPATAN DAN PENGELUARAN

  1. Pengertian Siklus Pendapatan :

    Siklus pendapatan adalah rangkaian aktivitas bisnis dan kegiatan pemrosesan informasi terkait yang terus berulang dengan menyediakan barang dan jasa ke para pelanggan dan menagih kas sebagai pembayaran dari penjualan-penjualan tersebut. Terdapat empat aktivitas dasar bisnis yang dilakukan dalam siklus pendapatan :

    1. Entri Pesanan Penjualan :

    • Mengambil pesanan dari pelanggan.
    • Memeriksa dan menyetujui kredit pelanggan.
    • Memeriksa ketersediaan persediaan.

    2. Pengiriman

    Aktivitas dasar kedua dalam siklus pendapatan adalah memenuhi pesanan pelanggan dan mengirimkan barang dagangan yang diinginkan tersebut, proses ini terdiri dari dua tahap :
    • Mengambil dan mengepak pesanan.
    • Mengirim pesanan tersebut.

    3. Penagihan dan Piutang Usaha

    Aktivitas dasar ketiga dalam siklus pendapatan, melibatkan :
    • Penagihan ke para pelanggan.
    • Memelihara data piutang usaha.

    4. Penagihan Kas

    • Menangani kiriman uang pelanggan.
    • Menyimpannya ke bank.

    Entri Pesanan Penjualan (Aktivitas 1)
    • Fungsi entri pesanan penjualan mencakup tiga aktivitas utama, yaitu :
    1. Mengambil pesanan dari pelanggan
     
    2. Memeriksa dan menyetujui kredit pelanggan
    3. Memeriksa ketersediaan persediaan
     

    • Bagaimanapun data pesanan pelanggan diterima pada awalnya, merupakan hal yang penting bahwa semua data yang dibutuhkan untuk memproses pesanan tersebut dikumpulkan dan dicatat secara akurat. Oleh sebab itu, pemeriksaan edit berikut ini harus dilakukan untuk memastikan akurasi yang menyeluruh:
    - Pemeriksaan validitas, Uji kelengkapan
     
    - Uji kewajaran
     
    - Persetujuan kredit
     
    - Otorisasi umum, Batas kredit
     
    - Otorisasi khusus:Pemeriksaan batas
     

    • Langkah berikutnya adalah, menetapkan apakah tersedia cukup persediaan untuk memenuhi pesanan tersebut.
    • Internally generated documents produced by sales order entry:
    - Pesanan penjualan
     
    - Slip pengepakan
     
    - Kartu pengambilan barang
     

    Pengiriman (Aktivitas 2)
    • Warehouse workers are responsible for filling customer orders by removing items from inventory.
    • Keputusan-keputusan penting dan kebutuhan informasi:
    - Menentukan metode pengiriman.
    - in-house
    - outsource

    • Dokumen, catatan, dan prosedur:
     
    o Kartu pengambilan printed by the sales order entry triggers the shipping process and is used to identify which products to remove from inventory.
     
    o Jumlah phisik dibandingkan dengan kuantitas pada kartu pengambilan dan slip pengepakan.
    o Beberapa tempat pemeriksaan dibuat dan dokumen pengiriman dipersiapkan.

    Penagihan dan Piutang Usaha (Aktivitas 3)
    • Dua aktivitas yang dilakukan pada stage siklus pendapatan ini adalah:
    1. Invoicing customers
    2. Maintaining customer accounts

    • Jenis sistem penagihan:

    o Dalam sistem setelah penagihan, faktur dipersiapkan setelah confirmasi bahwa barang-barang dikirim.
    o Dalam sistem pra penagihan, faktur dipersiapkan (tetapi tidak dikirim) sesegera pesanan disetujui.
    • Persediaan, piutang dagang, dan file buku besar diperbaharui pada waktu ini.
    • Metode-metode pengurusan piutang dagang:
    o Metode faktur terbuka
     
    o Metode pembayaran gabungan
     
    • Untuk memperoleh aliran penerimaan kas yang lebih seragam, banyak perusahaan menggunakan proses yang disebut Penagihan berdaur.

    Penagihan Kas (Aktivitas 4)
    • Dua bagian yang terlibat dalam aktivitas ini adalah:
    1. Kasir
     
    2. Fungsi piutang dagang
     

    • Keputusan-keputusan penting dan Kebutuhan Informasi:
     
    1. Pentingnya pengurangn pencurian kas.
    2. Fungsi penagihan piutang dagang seharusnya tidak mempunyai akses phisik ke kas atau cek.
    3. Fungsi piutang dagang harus mampu mengidentifikasi sumber suatu pengiriman uang dan vaktur aplikasi harus dikredit.

    • Dokumen, catatan, dan prosedur:
     
    1. Cek diterima dan dikirim (disimpan).
    2. Daftar pengiriman uang dipersiapkan dan dimasukkan secara on-line pelanggan, nomor faktur, dan jumlah setiap pembayaran.
    3. The system performs a number of on-line edit checks to verify the accuracy of data entry.

    PROSEDUR PEMROSESAN INFORMASI


    Apakah contoh prosedur pemrosesan informasi tambahan yang seharusnya SIA sediakan ?
    • Waktu respons terhadap pertanyaan pelanggan
    • Waktu yang dibutuhkan untuk memenuhi dan mengirim pesanan
    • Persentase penjualan yang membutuhkan pemesanan ulang
    • Kepuasan pelanggan
    • Analisis pangsa pasar dan tren penjualan
    • Analisis profitabilitas berdasarkan produk, pelanggan, dan area penjualan.

    PENGENDALIAN : TUJUAN, ANCAMAN DAN PROSEDUR


    Di dalam siklus pendapatan, SIA yang didesain dengan baik harus menyediakan pengendalian yang memadai untuk memastikan bahwa tujuan-tujuan berikut ini dicapai :
     
    • Semua transaksi yang valid, dan disahkan, telah dicatat.
    • Semua transaksi dicatat dengan akurat.
    • Aset (kas, persediaan, dan data) dijaga dari kehilangan ataupun pencurian.
    • Aktivitas bisnis dilaksanakan secara efisien dan efektif.
    • Semua transaksi telah diotorisasikan dengan benar.
    • Semua transaksi yang dicatat valid (benar-benar terjadi).

    KEBUTUHAN INFORMASI SIKLUS PENDAPATAN DAN MODEL DATA

    SIA didesain untuk mengumpulkan, memproses, dan menyimpan data kegiatan bisnis agar manajemen mendapatkan informasi untuk mendukung pengambilan keputusan.

    Model Data Siklus Pendapatan


    • The REA data model provides one method for designing a data base that efficiently integrates both financial and operating data.
    • A simplified REA data model for the revenue cycle of a manufacturing company should include the following information:
    – Dua sumber utama (kas dan persediaan) berguna dalam siklus pendapatan
    – SIA didesain untuk mengumpulkan, memproses, dan menyimpan data kegiatan bisnis agar manajemen mendapatkan informasi untuk mendukung pengambilan keputusan.

    Kebutuhan Informasi Siklus Pendapatan: Data Operasional

    Data operasional dibutuhkan untuk mengawasi kinerja dan untuk melakukan tugas-tugas rutin berikut ini :
    • Merespons pertanyaan pelanggan mengenai saldo akun dan status pesanan
    • Memutuskan apakah kredit pelanggan tertentu dapat ditambah atau tidak
    • Menentukan ketersediaan persediaan
    • Memilih metode untuk mengirim barang
    Kebutuhan Informasi Siklus Pendapatan: Informasi Sekarang dan Masa Lalu
    Informasi yang lampau dan yang saat ini diperlukan agar menajemen dapat membuat keputusan strategis berikut ini :
    • Menentukan harga produk dan jasa
    • Menetapkan kebijakan mengenai retur penjualan dan garansi
    • Memutuskan jangka waktu kredit yang ditawarkan
    • Menentukan kebutuhan pinjaman jangka pendek
    • Merencanakan kampanye pemasaran yang baru

    Kebutuhan Informasi Siklus Pendapatan: Penilaian Kinerja

    SIA juga harus menyediakan informasi yang dibutuhkan untuk mengevaluasi kinerja proses yang penting berikut ini :
    • Waktu respons terhadap pertanyaan pelanggan
    • Waktu yang dibutuhkan untuk memenuhi dan mengirim pesanan
    • Persentase penjualan yang membutuhkan pemesanan ulang
    • Tingkat dan tren kepuasan pelanggan
    • Analisis pangsa pasar dan tren penjualan
    • Analisis profitabilitas berdasarkan produk, pelanggan, dan area penjualan
    • Volume penjualan dalam dolar dan jumlah pelanggan
    • Keefektifan iklan dan promosi
    • Kinerja staf penjualan
    • Pengeluaran piutang ragu-ragu dan kebijakan kredit


  2. Pengertian Aplikasi Siklus Pengeluaran :
          Sikklus Pengeluaran adalah rangkaian kegiatan bisnis dan operasional pemrosesan data terkait yang berhubungan dengan pembelian serta pembayaran barang dan jasa.
          Tujuan utama dalam siklus pengeluaran adalah untuk meminimalkan biaya total memperoleh dan memelihara persediaan, perlengkapan, dan berbagai layanan yang dibutuhkan organisasi untuk berfungsi.

Sikklus Pengeluaran : Keputusan-keputusan penting :
          Berapakah tingkat optimal persediaan dan perlengkapan yang akan ditanggung?
          Pemasok manakah yang memberikan kualitas dan layanan terbaik dengan harga terbaik ?
          Dimanakah persediaan dan perlengkapan akan disimpan ?
          Bagaimana cara organisasi mengkonsolidasi pembelian di lintas unit untuk mendapatkan harga yang optimal ?
          Bagaimana TI dapat digunakan untuk meningkgatkan baik efisiensi maupun keakuratan fungsi logistik inbound ?
          Apakah tersedia cukup kas untuk memanfaatkan diskon yang diberikan oleh pemasok ?
          Bagaimana pembayaran ke vendor dapat dikelola untuk memaksimalkan arus kas ?

Aktivitas Bisnis Siklus Pengeluaran :
          Apakah tiga aktivitas bisnis dasar dalam siklus pengeluaran ?
1.       Memesan barang, Perlengkapan dan jasa (layanan)
2.       Menerima dan menyimpan barang, Perlengkapan dan jasa (layanan)
3.       Membayar barang, Perlengkapan dan jasa (layanan)

Memesan barang, Perlengkapan dan jasa (layanan) :
          Aktivitas utama pertama dalam siklus pengeluaran adalah memesan persediaan atau perlengkapan.

        Metode pengendalian persediaan tradisional ini sering disebut: kuantitas pesanan ekonomis [EOQ]):
          Pendekatan ini didasarkan pada perhitungan jumlah optimal pesanan untuk meminimalkan jumlah biaya pemesanan, penggudangan dan kekurangan persediaan.

          Metode-metode pengendalian persediaan alternatif :
        MRP (material requirement planning)
          Pendekatan ini bertujuan mengurangi tingkat persediaan yang dibutuhkan dengan cara menjadwalkan produksi, bukan memperkirakan kebutuhan.
        JIT (just in time)
          Sistem JIT berusaha untuk meminimalkan, jika bukan menghilangkan, baik biaya penggudangan maupun kekurangan persediaan.
          Apakah perbedaan utama antara Materials requirements planning (MRP) dan Just-In-Time (JIT) ?
        Sistem MRP menjadwalkan produksi untuk memenuhi perkiraan kebutuhan penjualan, sehingga menghasilkan persediaan barang jadi.
        Sistem JIT menjadwalkan produksi untuk memenuhi permintaan pelanggan, sehingga secara nyata meniadakan persediaan barang jadi.

          Dokumen-dokumen dan  prosedur-prosedur:
          Permintaan pembelian adalah sebuah dokumen yang mengidentifikasikan berikut ini :
        Peminta dan mengidentifikasi nomor barang
        Menspesifikasikan lokasi pengiriman dan tanggal dibutuhkan
        Deskripsi, jumlah barang, dan harga setiap barang yang diminta
        Dan dapat berisi pemasok yang dianjurkan
          Apakah keputusan penting itu ?
        Menetukan pemasok (vendor)
          Faktor-faktor apakah yang harus dipertimbangkan dalam membuat kieputusan ini ?
        Harga, kualitas bahan baku
        Dapat diandalkan dalam melakukan pengiriman

          Dokumen-dokumen dan prosedur-prosedur:
          Pesanan pembelian adalah sebuah dokumen atau formulir elektronis yang secara formal meminta pemasok untuk menjual dan mengirimkan produk yang disebutkan dengan harga yang telah ditentukan.
          Pesanan pembelian juga merupakan janji untuk membayar dan menjadi sebuah kontrak begitu pemasok menyetujuinya.
          Sering kali, beberapa pesanan pembelian dibuat untuk memenuhi satu permintaan pembelian.

Menerima dan menyimpan barang, Perlengkapan dan jasa (layanan) :
          Aktivitas bisnis utama kedua dalam siklus pengeluaran adalah penerimaan dan penyimpanan barang yang dipesan.
          Keputusan-keputusan penting dan kebutuhan-kebutuhan informasi:
          Bagian penerimaan mempunyai dua tanggung jawab utama:
1        Memutuskan apakah menerima pengiriman
2        Memeriksa jumlah dan kualitas barang
          Dokumen-dokumen dan prosedur-prosedur:
          Laporan penerimaan adalah dokumen utama yang digunakan dalam subsistem penerimaan dalam siklus pengeluaran, laporan ini mendokumentasikan rincian mengenai: setiap kiriman, termasuk tanggal penerimaan, pengiriman, pemasok, dan nomor pesanan pembelian.
1.       Bagi setiap barang yang diterima, laporan ini menunjukkan nomor barang, deskripsi, unit ukuran, dan jumlah barang yang diterima.
Membayar barang dan jasa (layanan) : Menyetujui Faktur Pemasok  :
          Aktivitas utama ketiga dalam siklus pengeluaran adalah menyetujui faktur penjualan dari vendor untuk pembbayaran.
        Bagian utang usaha menyetujui faktur penjualan untuk dibayar
        Kasir bertanggung jawab untuk melakukan pembayaran
          Tujuan utang usaha adalah untuk mensahkan pembayaran hanya untuk barang dan jasa yang dipesan dan benar-benar diterima.
          Ada dua cara untuk memproses faktur penjualan dari vendor :
        Sistem tanpa voucher
-          Sistem Voucher

Membayar barang dan jasa (layanan): Memperbaiki Utang Usaha :

Pemrosesan efisiensi dapat diperbaiki dengan:
          Meminta para pemasok untuk memberikan faktur secara elektronis, baik melalui EDI atau melalui Internet
          Penghapusan faktur vendor (pemasok).  Pendekatan tanpa faktur ini disebut Evaluated Receipt Settlement (ERS).

Membayar Barang: Membayar faktur penjualan yang telah disetujui :
          Kasir menyetujui faktur
          Gabungan dari faktur vendor dengan dokumen pendukungnya disebut : Bundel voucher.
          Keputusan penting dalam proses pengeluaran kas adalah menetapkan apakah akan memanfaatkan diskon yang ditawarkan untuk pembayaran awal.

Kebutuhan Informasi :
          Fungsi ketiga dari SIA adalah menyediakan informasi yang berguna untuk pengambilan keputusan.
          Kegunaan dalam siklus pengeluaran berarti bahwa SIA harus memberikan informasi operasional yang dibutuhkan untuk melakukan fungsi-fungsi berikut ini :
        Menetapkan kapan dan seberapa banyak tambahan persediaan yang akan dipesan.
        Memilih pemasok yang tepat untuk pesanan.
        Memverifikasi akurasi faktur dari vendor.
        Memutuskan apakah diskon pembelian harus dimanfaatkan.
        Mengawasi kebutuhan arus kas untuk membayar kewajiban yang belum diselesaikan.

          Sebagai tambahan, SIA harus memberikan informasi evaluasi strategis dan kinerja berikut ini:
        Efisiensi dan efektivitas bagian pembelian
        Analisis kinerja pemasok, seperti pengiriman tepat waktu dan kualitas.
        Waktu yang digunakan untuk memindahkan barang dari area penerimaan ke produksi.
        Persentase diskon pembelian yang dimanfaatkan.

Pengendalian : Tujuan, Ancaman, dan Prosedur :
          Fungsi lain SIA yang dirancang dengan baik adalah untuk memberikan pengendalian yang cukup untuk memastikan bahwa tujuan-tujuan berikut terpenuhi:
          Transaksi-transaksi diotorisasi dengan tepat.
          Transaksi-transaksi dicatat dengan valid.
          Valid, otorisasi transaksi dicatat.
          Transaksi dicatat secara akurat.
          Aset (Kas, persediaan, dan data) diamankan (dijaga) dari kehilangan atau pencurian.
          Aktivitas bisnis dilakukan secara efisien dan dengan efektif.
          Apakah ancaman-ancaman itu ?
          Mencegah kehabisan &/atau keleihan persediaan
          Meminta barang yg tidak dibutuhkan
          Membeli dengan harga yg dinaikkan
          Membeli barang berkualitas rendah
          Membeli dari pemasok yang tidak diotorisasi
          Komisi (kickbacks)
          Menerima barang yang tidak dipesan
          Membuat kesalahan dalam penghitungan
          Mencuri persediaan
          Gagal memanfaatkan diskon pembelian yang tersedia
          Kesalahan mencatat dan memasukkan data dalam utang usaha
          Kehilangan data

          Apakah prosedu-prosedur pengendalian itu ?
          Sistem pengendalian persediaan
          Analisis kinerja pemasok
          Persetujuan permintaan pembelian
          Batasi akses ke permintaan pembelian kosong
          Konsultasi daftar harga 
          Pengendalian anggaran
          Gunakan daftar pemasok yang disetujui
          Persetujuan pesanan pembelian
          Pemesanan pembelian sebelum penomoran
          Larangan hadiah dari para pemasok
          Insentif ke semua rekening pengiriman
          Pengendalian akses phhisik
          Cek ulang akurasi faktur
          Pembatalan pengepakan voucher

Model Data Siklus Pengeluaran :
          Penggabungan model data REA kedua-duanya (both) data transaksi akuntansi tradisional dengan data operasional lain.
          Apakah contoh-contohnya?
        Tanggal dan jumlah tiap pembelian
        Information tentang dimana barang-barang disimpan
        Ukuran kinerja pemasok, seperti tanggal pengiriman

Model Data Siklus Pengeluaran :
          Model diagram REA hubungan antara kegiatan barang yang diminta dan pemesanan barang dimodelkan sebagai hubungan banyak ke satu.
          Mengapa ?
        Kadang-kadang perusahaan menerbitkan pemesanan pembelian untuk permintaan pembelian individu.
        Pada waktu yang lain mengambil keuntungan dari pemotongan volume dengan menerbitkan satu pemesanan pembelian untuk satu set permintaan.

Model Data Siklus Pengeluaran :
          Mengapa ada hubungan banyak ke banyak antara kegiatan pemesanan barang dan penerimaan barang ?
        Kadang-kadang para pemasok membuat beberapa pengieiman terpisah untuk mememnuhi satu pesanan pembelian.
        Lain waktu, Para pemasok mengisi beberapa pesanan pembelian dengan satu pengiriman.
        Kadang-kadang, para pemasok melakukan pengiriman untuk mengisi penuh pesanan pembelian tunggal.


  1. RUANG LINGKUP BATASAN Data Flow Diagram (DFD) :
Data Flow Diagram (DFD) :
Data flow Diagram (DFD) adalah diagram yang menggunakan notasi-notasi untuk menggambarkan arus dari sistem. DFD sering digunakan untuk menggambarkan suatu sistem yang telah ada atau sistem baru yang akan dikembangkan secara logika tanpa mempertimbangkan lingkungan fisik dimana data tersebut mengalir (misalnya lewat telepon, surat, dan sebagainya) atau lingkungan fisik dimana data tersebut akan disimpan (misalnya file kartu, harddisk, tape, diskette, dan lain sebagainya).
Simbol-sombol yang digunakan di DFD mewakili maksud tertentu, yaitu :
1. External entity (kesatuan Luar) atau boundary (batas sistem).
Setiap sistem pasti memiliki batas sistem (boundary) yang memisahkan suatu sistem dengan lingkungan luarnya. Kesatuan luar (external entity) merupakan kesatuan di lingkungan luar sistem yang dapat berupa orang, organisasi atau sistem lainya yang berada di lingkungan luarnya yang memberikan input atau menerima output dari sistem.
2. Data flow (arus data).
Arus data di DFD diberi simbol panah. Arus data ini mengalir diantara proses, simpanan, dan kesatuan luar.
3. Process (proses).
Suatu proses adalah kegiatan atau kerja yang dilakukan oleh orang, mesin atau komputer dari hasil suatu arus data yang masuk ke dalam proses untuk dihasilkan arus data yang akan keluar dari proses.
4. Data store (simpanan data).
Merupakan simpanan dari data yang dapat berupa suatu file atau database di komputer, suatu arsip atau catatan manual dan lain sebagainya.

Data Flow Diagram (DFD) :

Raymond Mcleod, Jr. (2001:403) mengemukakan bahwa:

“Diagram Arus Data (Data Flow Diagram) atau DFD adalah suatu gambaran grafis dari suatu sistem yang menggunakan sejumlah bentuk-bentuk simbol untuk menggambarkan bagaimana data mengalir melalui suatu proses yang saling berkaitan”.

Andri Kristanto (2003:55) mengemukakan bahwa :

“DFD adalah suatu model logika data atau proses yang dibuat untuk menggambarkan dari mana asal data dan kemana tujuan data yang keluar dari sistem, dimana data disimpan, proses apa yang menghasilkan data tersebut dan interaksi antara data yang tersimpan dan proses yang dikenakan pada data tersebut”.
Berdasarkan pengertian yang telah dikemukakan diatas, dapat penulis simpulkan bahwa yang dimaksud dengan Data Flow Diagram/DFD adalah model logika data atau proses dari suatu sistem yang menggambarkan aliran data darimana asal dan kemana tujuan data yang saling berhubungan dengan menggunakan bentuk-bentuk simbol tertentu.
Sumber : www.google.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar